Selasa, 06 September 2011

AYah Jangan marah

Hembusan angin menerpa dedaunan
Rintikan embun bersahaja membelai lembut taman bunga yang baru merekah

Dunia terasa brseri-seri
Membuat tangis ku malu menatapnya
Meringkuk sendu aku terluka...

Betapa perihnya...
Mengingat emosimu
Seakan membuat asaku terluka...

Ayah... Aku bukanlah seorang yang kuat menghadapi
keegoisan dan amarahmu..
Ayah... aku tak pernah brharap hadir distiap langkahmu sebagai anak nakal
Aku hanya ingin jadi yang terbaik untuk mu ayah... dan ingin sebagai cahayamu...
Tpi semua yang aku lakukan masih dalam proses..
Amarah ketidak ksabaran mu brgejolak menghancurkan hatiku ayah...

aku benar-benar mencintai mu ayah...
aku tahu ayah takut masa depanku terjadi hal-hal yang buruk...
aku tahu ayah lakukan trbaik..

Tapi kumohon ayah jangan begini...
Karna hati aku tak sekuat batu.. Yang bisa brtahan dalam luka...

Ayah...maafkan aku..... aku tak pernah benci krna kau telah melukaiku..

tapi sekarang aku tidak bisa menatap matamu...
 Ayah aku sayang ayah
·

1 komentar:

  1. tulisan bagus yg menjadi sedekah/sharing ke orang lain, tetap semangat menjadi lebih baik terus melampaui harapan orang!

    BalasHapus