
Diaryku cayang….
Hidupku terasa makin tak berarti
Aku lelah..
Hadapi kenyataan ini
Aku butuh seorang yang mengerti aku
Tapi apa yang terjadi seolah aku penyebabnya
Mengingat kehadiran q didunia Lahir dengan tak berdaya (prematur) aku semakin merasa hadirku sia-sia
Aku tumbuh seperti halnya anak lain…
Kisah ku
Banyak orang mengenalku sejak lahir tak menyangka kalau aku tumbuh menjadi gadis belia seperti saat ini begitu juga dokter meragukan apakah aku mampu bertahan hidup seterusnya...
Kenapa dokter mengatakan itu,,,,? Karena sejak lahir aku lahir prematur, kondisiku amat lemah, Ukuran tubuhku tak seperti bayi normal lainnya.. berat tubuhku 2 kilo.kulitku sangat tipis,tergores sedikit pun pasti darah q habis mengalir..
tak seorangpun yang berani memandikanku dan mengendongku kecuali ibu..
sejak dilahirkan q diletakkn dalam kotak pemanas dan bersama selang susu Asi dimasukan lewat hidungku.
Karena tak punya biaya ibu membawaku pulang dari rumah sakit yang telah merawatku selama 2 bulan.awalnya dokter tidak mengizinkan karena kondisiku masih memprihatinkan.
Air mata ibu selalu setia menemani tidur lelapku sembari menatap sendu berharap aku selalu ada untuk selama-lamanya. ternyata tuhan mendengar do`a ibu... waktu berlalu usia q makin bertambah, seperti biasa seumur bayi yang bisa merangkak, akupun belum bisa merangkak, kalau ingin mengambil sesuatu tinggal berguling berputar-putar kemudian duduk seraya mengukir senyum tanda kemenangan...
dan setelah berusia sebelum 2 tahun ibu dan ayah heran kenapa q tidak ada respon ketika ayah dan ibu memainkan mainan berbunyi seperti gemerincing. kemudian ayah dan ibu membawaku kerumah sakit... kata2 dokter membuat ayah dan ibu shock. Dokter mengatakan bahwa aku mempunyai kelainan pendengaran. Nasib malang tak dapat dicegah lagi ayah dan ibu sedih..
Jujur kelebihan ku dimata ayah dan ibu adalah cantik, putih DAN selalu menyenangkan bagi orang yang melihat kecerian dan kekocakan aku saat aku tertawa lepas . idola orang bule.. gitu kata ibu, Pantasan sejak kecil aku menjadi langanan potret dari orang bule... kebetulan ayah berjualan pedagang kaki lima di pasar atas.
Kadang-kadang ibu membantu ayah berjualan, setiap ibu sibuk, ibu meletakkan aku didalam kotak kardus besar yang menjadi menjadi tempat main q. Di atas nya terbuka lebar sehinga orang yang lalu lalang dapat melihatku dan memotret aku. Aku Cuma bisa genit-genit n bergaya.. wah lucu kali masa kecilku
dari hari kehari waktu berlalu dengan ketabahn ibu selalu mengajariku bagaimana berbicara dengan benar. Umurku waktu itu masih 3 tahun ibu membawaku kemana-mana dan mengenalkan benda-benda disekitarku.. aku melatih gerak mulutku dengan memperhatikan mulut ibu..ibu selalu mengajariku berbicara dengan suku kata ba-ju..ru-mah, ma-kan.. “ngapain disitu.ngomong sama anak kecil jangan dipaksakan.dah gila ya“ ejek tetangga.. Tak peduli ejekan tetangga mengenai cara ibu mengajariku, ibu gak akan nyerah...
Aku selalu berlatih.. berlatih trus walau agak susah ibu gak menyerah...
Ternyata usaha ibu tak sia-sia aku sudah bisa mengerakan bibirku dengan berbicara meski terbata-bata.. lambat laun aku sudah bisa menguasai kata-kata..Alhamdulillah.. bathin ibu..
Dari hari kehari dedaunan bergugur satu persatu usiaku bertambah memasuki taman kanak-kanak, aku merasa tumbuh normal seperti anak-anak sebaya denganku , bercanda, bermain, berlari.... memang... begitu sulit melukiskan perasaanku selama masih TK.
Hari pertama masuk SD, aku bahagia mengenakan baju putih dan rok merah lengkap dasi,topi merah, aku merasa seperti sang saka yang berkibar dengan gagah.. melambai angin dengan ceria..Sebelum berangkat kesekolah aku menyalami tangan Ayah dan ibu seperti biasanya, kemudian ibu memanggilku dan mendekati bibirnya. Berkata “ Dilla.anakku.. buah hati ayah dan ibu.. sekarang sudah besar..
Berbaktilah kepada orang tua juga ibu gurumu nak..jadilah orang yang baik agar disayang Allah“ nasihat ibu kepadaku. Ya bu“ ku peluk ibuku erat-erat“lala sayang ibu“ . waktu berselang kemudian Alhamdulillah nilai raforku cukup lumayan meski gak diperingkat 1.. ayah dan ibu sangat bangga.. wah bahagia rasanya menduduki bangku dan kelas baru.. “Ayah, ibu Aku sekarang di kelas 2...
waktu berdetik tak seperti biasanya... Matahari tak cerah seperti dulu, mendung.. rumput-rumput tak menghijau lagi.. angin tak berhembus seperti dulu.
Dari situ ku sadari kekuranganku bahwa aku susah mendengar... aku tahu itu dari teman-teman yang mengejek aku bahwa aku tuli... „tuli..tuli..tuli.. itu ejekkan teman ku.. kenapa aku terlambat mengenali diriku.. selama ini Aku mengenali diriku sama seperti teman-temanku
sampai dirumah ku berlari ke pelukan ibu `ibu... apakah benar kata-kata teman-temanku kalau aku Tuli. kataku lirih meratap mata ibu dan memegang kedua telingaku...Ibu shcok mendengar kata-kata barusan.. air mata ibu jatuh dan mulai memelukku.. “Anakku.. duduklah disini didekat ibu. dengarkan ibu... sebenarnya kamu susah mendengar.. ”itu adalah pemberian tuhan. Shukurilah.. tidak ada manusia sempurna.. kamu lihat di tevi ada orang gak punya tangan dan kaki sedangkan kamu punya tangan, kaki,, bershukurlah dan terimalah kekurangan kamu… kekurangan kamu bukan berarti Allah tidak menyayangi kita.. tapi menyayangi kita.. rahmat Allah tiada putusnya
Kata-kata ibu membuatku merasa bersalah karena menyalahi kekuranganku dan menyalahi Allah yang telah menciptakanku.
“Ibu... apa yang harus aku lakukan untuk menghadapi kekuranganku..
Anak ku.. bersabarlah dan menerima dengan lapang dada.. berdo`a dan rajin
shalat`semoga allah menyembuhkan penyakitmu
Ya ibu,, lirih ku masih tertahan dengan perasaan sedih.
Aku masih merasa sedih dengan kondisi aku dan sekolahku nantinya.. terbayang olehku ejekan dari teman terus berlanjut tiada henti-hentinya menjadikan q merasa r
endah., aku hanya bisa menangis...menangis...menangis didalam kelas. Q tak punya teman yang bisa menghiburku..
Menjelang ujian kenaikan kelas aku di terbangkan ke Jakarta ketempat tante ku untuk perawatan telingaku.. setelah berbulan bulan berobat diRs terkenal itu tidak membuahkan hasil bagi aku,terpaksa aku mengunakan alat bantu dengar di beli di jakarta setelah itu aku balik pulang karena kangen sama ayah dan ibu kemudian aku melanjutkan sekolah. Sekolah mengatakan bahwa aku tidak bisa sekolah lagi dan mengulangi kls 2 di sekolah lain.. sedih + pilu tak jua kunjung berakhir malah memperparah perasan ku.. aku dan ibu berusaha mencari sekolah yang bisa menerima aku yang tadi2nya tak ada sekolah lain yang menerima q.. berpanasan dibawah mentari. Menelusuri jalan terjal itu pengalaman pahit q rasakan saat mencari sekolah yang bisa menerima ku.. akhirnya ada kepala sekolah yang berbaik hati menerima q,,, alhamdulilah.. segala puji bagi allah...
Alhamdulilah teman q sangat banyak.. tapi ada diantara mereka mengancam hinga membuatku bersedih, kakak klas mendengar tangisan ku dan lantang berkata siapa yang menyakiti anak yang malang ini… tiba2 teman2 q mengaku..
Kemudian kakak klas memarahi teman q dan mengingatkan bahwa kita itu sama.. setelah itu kakak klas menghapus air mataku, memelukku dengan kasih sayangnya bgitu dalam.. kakak adalah peri bagiku..
Tak lama berselang kemudian banyak teman yang mulai berbaik hati berteman dengan q..
Setelah beberapa bulan q skolah disana, guru mengatakan gak bisa sekolah disini lagi dan lebih baik q sekolah di SDLB.Ibuku amat merasa terpukul mendengar kata2 guru skolah aku dan gak rela aku sekolah disana... teman-temanku sedih saat aku berpamitan pindah sekolah, demikian juga guru-guru yang sayang ma aku...
Sedih rasanya perpisahan harus terjadi... selamat tinggal..
SDLB q tidak mengenal sekolah SDLB..???
Aku dan ibu pergi kesekolah yang dimaksudkan guru skolah ku, disana aku merasa asing dilingkunganya.. aku merasa heran melihat anak2 mengerakkan tanganya cepat-cepat mulut na komat kamit tak karuan seola-olah waras, aku menarik baju ibu`ibu.. aneh bu kenapa aku disekolahkan disekolahin disini, koq anak2 disini kaya gitu bu sambil menunjukan kearah anak tsb..
Sayang.. mereka adalah teman kamu, apa yang mereka lakukan tadi itu adalah komunikasi mengunakan tangan karena mereka tidak bisa berbicara disebut tunarungu.. bershukurlah kamu bisa bicara gak seperti mereka..
Aku kaget dengan pernyatan ibu. Aku sangat kasihan ma mereka, apakah pahit hidupnya sperti ini,,?? Membuatku mengerti bahwa masih ada orang yang mempunyai kekurangan lebih dari aku.. Ku lihat mereka sepertinya bahagia..
Satu lagi ada anak yang tak bisa melihat sedang asyik menikmati buku braile nya, ada orang yang mentalnya lemah dan banyak lain-lainya... hari senin aku mulai sekolah’ Ibu guru melayani aku dengan ramah
Pertama masuk sekolah disana aku mengalami banyak pengalaman. Mulai berkenalan dengan anak-anak tunarungu Dan belajar bahasa tangan yang disebut bahasa isyarat... Baru sebentar belajar berkomunikasi aku sudah bisa berbagi dengan teman sepermainku ynag kebanyakan tunarungu..
Ada yang bercerita tentang pengalamanya berdaptasi disekelilingnya dan ada juga yang mengatakn bahwa dia bahagia dengan keadaanya saat ini... yang pling menyedihkan bagiku diantara mereka ada yang mempunyai ibu keras,kejam dan suka menyiksa anaknya sendiri buah hatinya dengan alasan tidak terima kehadiran anak itu.. mengerikan sekali... jujur.. q kasihan sekali ma teman aku ini.. cantik dan baik lagi.. aku ikut merasakan penderitaan mereka
Disekolah tersebut aku menjadi kebanggaan guru serta warga sekolah karena aku banyak mengukir prestasi juara 1
Lomba mengarang tingkat SD seprov di bukitinggi dan tingkat enam lomba mengarang nasional dijogjakarta,
lomba fhasion show juara 1 tingkat prov di payakumbuh n finalis fhasion show dijogjakarta dan juara 2/ 3lomba tennis meja di padang dan buktinggi masih bayak lainya.
Terasa berpuluhan-puluhan tahun aku sekolah disini aku berhasil lulus SMPLB degan nem 25, dan ingin melanjutkan sekolah di SMK umum agar komunikasi ku berjalan lancar serta mewujudkan cita2.
Alhamdulilah aku diterima di Smk swasta di SMK PEMBINA BANGSA... tantangan ku disini adalah berkomunikasi dan berkutat pada pelajaran yang memang sulit bagiku. Aku mengambil jurusan akutansi
Alhamdulilah aku naik klas 2 seperti saat ini.. sampai sat ini aku masih praktek lapangan kerja untuk mendalami ilmu pengetahuan ketrampilan... mdah2 an aku bisa kerja dan menjadi manusia yang berprofesional suatu saat nanti... do`a in ya
Temna- teman ... taukah anda ... selama hidup saya sering hampir tertabrak mobil dan pernah kecelakaan 2 kali tertabrak honda yaitu honda keluaran Vespa dan kharisma htam dari belakang membuat saya terlempar jauh kira 1 meter lebih...
tuhan maha penyayang yang selalu menjaga kita semua... rahmat nya selalu mengalir tiada henti-henti na...
Dan q tahu semua ini adalah penjalanan hidup
Serta air mata adalah pengorbanan asa dan harapan..Mencapai cita-cita….
Dan berharap sama seperti manusia umumnya
Untuk ayah dan ibu. saudaraku... sahabatku... teman-temaku
Terimakasih atas senyumanmu
Yang membuatku semangat
Mengukir senyumku dan cita
Salam manis
Dilla rahmi