Selasa, 12 Januari 2016

Aku adalah aku, untuk apa dan dibawa kemana?

Berlalunya detik jarum jam
detik demi detik terlewati
detaknya seirama dengan nafas kehidupan
disanalah kehidupan terus mengalir

Ada air mata
ada senyum tawa
ada bahagia
semua bercampur menjadi satu

Mungkin atau bisa jadi...
Tuhan sengaja membuat keadaan begini
agar kehidupan yang kita terima
tercipta harmonika yang terdengar indah
serta memberi perasaan yang mendalam
tentang bagaimana perasaan kita...
 ketika keunikan yang telah diterima disela kehidupan.

Aku terus bertanya..
tentang hidup yang terlalu mahal
tentang kemana jasad yang kuangap begitu indah hasil dari reinkarsi cinta Tuhan.
tentang apa yang aku lakukan dan dibawa kemanakah timbangannya, apakah berat dikanan atau dikiri.

aku percaya bahwa timbangan amalku berat dikiri. jauh lebih berat.
tak bisa dibandingkan dengan kanan
jika didunia ini kutimbang amalku
bisa jadi belum semenit mendarat ditimbangan pasti sudah ambruk di kiri terlebih dahulu

aku hanya bisa berharap
dengan jiwa nan malas ini
dengan harapan yang bisa menguatkan tekad
untuk menjadi lebih baik

betapa kuingin melihat diriku tersenyum bahagia didunia akhirat
aku membayangkannya!






Tidak ada komentar:

Posting Komentar